Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat capaian positif pada penutupan pengamanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Berdasarkan evaluasi akhir, angka kecelakaan lalu lintas turun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan ini sejalan dengan kondisi arus balik menuju Jakarta yang berjalan lancar dan terkendali.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa tingkat fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas turun 27,12 persen. Sementara itu, secara kumulatif jumlah kejadian kecelakaan juga menurun sekitar 7 persen.

“Artinya, hampir 150 korban jiwa berhasil dicegah. Ini pencapaian luar biasa karena Operasi Lilin merupakan operasi kemanusiaan, dengan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas utama,” ujar Irjen Agus saat meninjau Pos Polisi Gadog, Jawa Barat, Minggu (4/1/2026).

Pelibatan Masyarakat Jadi Sorotan

Salah satu poin penting dalam Operasi Lilin tahun ini adalah keterlibatan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) oleh Polres Bogor. Pelibatan masyarakat di jalur alternatif Puncak dilakukan secara terorganisir dan menjadi yang pertama dalam pengamanan Nataru.

“Ini yang pertama kali. Kami mengapresiasi masyarakat yang ikut membantu kelancaran lalu lintas. Polisi, stakeholder, dan warga bekerja bersama menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” jelas Agus.

Arus Balik Capai 96 Persen

Korlantas Polri mencatat sekitar 2,9 juta kendaraan meninggalkan Jakarta melalui jalur tol selama masa libur Nataru. Hingga hari terakhir operasi, 96 persen kendaraan telah kembali ke Ibu Kota.

Dengan sisa 4 persen kendaraan yang belum kembali, kondisi lalu lintas di gerbang tol utama terpantau landai. Kepolisian pun tidak perlu menerapkan rekayasa lalu lintas ekstrem.

“Arus balik tidak menunjukkan lonjakan signifikan. Berdasarkan traffic counting, penerapan contraflow tidak diperlukan karena situasi lalu lintas terkendali,” pungkas Kakorlantas.

Sumber MediaIndonesia.com