Blora, 7 Januari 2026 – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah terus berperan aktif dalam mendukung penguatan pendapatan daerah melalui sinergi lintas instansi. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Kepala PT Jasa Raharja Cabang Pati, Krisnoadi Kusumo Nugroho, dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 di Kabupaten Blora, yang difokuskan pada sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Rapat koordinasi berlangsung pada tanggal 7 Januari 2026, di Ruang Pertemuan BPPKAD Kabupaten Blora ini dihadiri oleh Kepala UPPD Kabupaten Blora, Wakil Kepala BPPKAD Blora, serta Kanit Regident Samsat Blora. Rapat koordinasi yang digelar pada awal tahun ini menjadi momentum strategis untuk membangun fondasi yang kuat bagi optimalisasi penerimaan daerah. Dengan menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antara Tim instansi, diharapkan tercipta ekosistem perpajakan yang lebih sehat, transparan yang dapat mengoptimalkan penerimaan PAD secara terarah dan berkelanjutan.
Dalam rapat tersebut, membahas evaluasi capaian penerimaan PKB tahun sebelumnya, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, serta rencana program dan inovasi yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Pembahasan ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Sejumlah strategi peningkatan PKB turut menjadi perhatian, di antaranya penguatan Program Gerbang Platkara sesuai edaran Bupati Blora mengenai imbauan penggunaan kendaraan bermotor berpelat K Blora yang akan dioptimalkan melalui audiensi dengan Forkopimda. Selain itu, direncanakan program pemberian reward kepada wajib pajak taat melalui kerja sama dengan merchant, peningkatan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai kanal yang tersedia, serta optimalisasi Program Gadis Pantura yang difokuskan pada perusahaan dengan objek tunggakan besar.
Upaya peningkatan kepatuhan pajak juga dilakukan melalui Program Samsat Goes to School, optimalisasi Samsat Budiman dan Samsat Corporate, serta penciptaan Desa/Kelurahan Taat Pajak. Seluruh program tersebut dirancang untuk membangun kesadaran dan kepatuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Selain membahas strategi peningkatan penerimaan, rapat koordinasi ini juga menekankan pentingnya penyelenggaraan pelayanan Samsat yang mudah, cepat, dan transparan sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor. Pelayanan yang ramah dan responsif bukan hanya soal efisiensi administratif, tetapi juga membangun hubungan positif antara pemerintah dan rakyat.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami optimis bahwa pelaksanaan kegiatan peningkatan PAD dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Blora. Kehadiran Jasa Raharja dalam forum ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Krisnoadi Kusumo Nugroho.
Sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat, Jasa Raharja Pati akan terus mendukung setiap upaya yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi PAD yang bersumber dari partisipasi aktif dan sadar warga.
Melalui partisipasi aktif dalam rapat koordinasi ini, Jasa Raharja Kanwil Jawa Tengah terus menegaskan perannya sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat dalam mendukung peningkatan PAD Kabupaten Blora agar berjalan lebih terintegrasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.