Sukoharjo – Dalam upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat desa, Jasa Raharja Samsat Sukoharjo melakukan langkah proaktif dengan memperkuat kolaborasi bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pada Rabu (14/01/2026), Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Sukoharjo, Maria Tuti S, melakukan kunjungan koordinasi ke BUMDes Lumintu Kedungwinong, Nguter, Sukoharjo.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Kepala Desa Kedungwinong, Bapak Miyadi, S.H., Direktur BUMDes Lumintu Kedungwinong, serta Direktur BUMDes Maju Jaya Sejahtera Gupit. Pertemuan ini difokuskan pada optimalisasi peran BUMDes dalam program Samsat Budiman (Samsat Badan Usaha Digital Mandiri).
Dalam kesempatan terpisah, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sukoharjo, Arviam Riza Yudhawan, S.Sos., MM., menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan agar masyarakat semakin mengenal produk BUMDes sekaligus memudahkan akses layanan publik.
Jasa Raharja menawarkan berbagai program kolaborasi menarik, di antaranya, Dukungan promosi melalui brosur Samsat Budiman. Sosialisasi keselamatan berlalu lintas secara terpadu. Pelatihan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan (PPGD). Pengembangan merchant untuk meningkatkan ekonomi desa.
Maria Tuti S menjelaskan bahwa koordinasi ini sangat penting untuk memastikan pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) di tingkat desa berjalan sesuai regulasi.
“Kehadiran Samsat Budiman di desa-desa membuat pembayaran pajak menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke kantor Samsat Induk,” ujar Maria.
Selain memberikan kemudahan, optimalisasi BUMDes ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya SWDKLLJ. Dana tersebut dikelola oleh Jasa Raharja berdasarkan UU No. 33 Tahun 1964 dan UU No. 34 Tahun 1964 untuk memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Melalui kerja sama antara Tim Pembina Samsat, Pemerintah Daerah, dan BUMDes, program Samsat Budiman diharapkan menjadi solusi pelayanan publik yang inventif. Dengan layanan yang semakin dekat, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan dan SWDKLLJ akan meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan daerah dan perlindungan keselamatan transportasi.