Karawang, Jawa Barat – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mencatatkan kinerja produksi dan penjualan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada tahun 2025, bertepatan dengan usia 50 tahun operasional.
Direktur Utama PT Inalum Melati Sarnita menyampaikan bahwa sepanjang 2025 perusahaan membukukan produksi aluminium sebesar 280.082 metrik ton (MT) dan penjualan mencapai 280.141 MT, tertinggi dalam lima dekade terakhir.
Menurutnya, capaian tersebut menegaskan daya saing Inalum sebagai produsen aluminium nasional di tengah tantangan industri global. “Selama 50 tahun, Inalum terus bertumbuh bersama Indonesia dengan mengedepankan pemanfaatan energi hijau dan penciptaan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” ujar Melati.
Di tengah capaian positif tersebut, Inalum memilih meniadakan perayaan besar HUT ke-50 dan mengalihkan anggaran untuk bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Komitmen sosial itu sejalan dengan prinsip keberlanjutan perusahaan sebagai BUMN strategis. Selain bantuan bencana, Inalum juga menggelar operasi katarak gratis dan donor darah bekerja sama dengan PMI Batubara.
Ke depan, Inalum menegaskan komitmennya memperkuat industri aluminium terintegrasi nasional, sejalan dengan agenda hilirisasi. Saat ini, Inalum mengelola PLTA serta memproduksi aluminium primer untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor.