Medan – PT Jasa Raharja Cabang Tk I Medan menggelar Safety Campaign Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di SMA Santo Thomas 3, Jum’at (23/1/2026). Kegiatan ini menyasar pelajar sebagai kelompok usia yang rentan terlibat kecelakaan lalu lintas, sekaligus sebagai calon pengguna jalan yang mulai aktif berkendara maupun menjadi penumpang kendaraan bermotor.

Dalam sosialisasi tersebut, siswa mendapat penjelasan mengenai ketentuan berkendara yang aman dan sesuai aturan, seperti pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, memastikan tali helm terpasang dengan benar, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta menghindari kebiasaan berkendara berboncengan lebih dari satu orang dan melawan arus. Selain itu, para siswa juga diajak memahami dampak fatal dari pelanggaran lalu lintas, mulai dari luka ringan, cedera berat, hingga risiko kehilangan nyawa.

Jasa Raharja juga menekankan pentingnya perilaku disiplin di jalan, seperti mematuhi rambu dan marka, memperhatikan batas kecepatan, serta menjaga fokus selama perjalanan. Edukasi ini diberikan dengan metode interaktif melalui contoh kasus di lapangan, sehingga siswa dapat mengaitkan materi dengan situasi yang sering ditemui saat berangkat sekolah maupun saat berada di lingkungan sekitar.

Pihak SMA Santo Thomas 3 menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai program ini membantu sekolah dalam membangun karakter siswa yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Sekolah berharap sosialisasi ini bukan hanya dipahami, tetapi juga diterapkan secara nyata oleh siswa, termasuk mengingatkan teman sebaya apabila melihat perilaku berkendara yang membahayakan.

Kegiatan berlangsung aktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah siswa terlihat antusias menyampaikan pertanyaan seputar keselamatan berkendara, serta langkah yang harus dilakukan ketika melihat kecelakaan di jalan.

Melalui Safety Campaign ini, Jasa Raharja berharap pelajar SMA Santo Thomas 3 dapat menjadi bagian dari perubahan, dengan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan ikut mendorong terciptanya budaya tertib di jalan raya.