Bandung — Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kecelakaan lalu lintas dan mengurangi tingkat fatalitas, Jasa Raharja menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Taman Tugu KTT Jalan Pajajaran pada tanggal 22 Januari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kerjasama Jasa Raharja Bandung dengan mitra kerja di Samsat yaitu Bapenda Samsat Padjajaran dan Polda Jawa Barat di bersamaan dengan berlangsungnya kegiatan Operasi Gabungan Samsat.
Pelatihan PPGD ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat sekitar tentang langkah-langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan saat menemui korban kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan ini difokuskan pada pengurangan fatalitas dengan memberikan keterampilan dasar dalam menangani korban kecelakaan dalam keadaan kritis, yang memerlukan tindakan cepat dan tepat agar dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan serta mencegah dampak lebih lanjut pada korban.
Tim medis dari Jasa Raharja yaitu dokter Marliana memimpin sesi pelatihan yang mencakup teori dan praktek langsung. Pimpinan Bapenda Samsat Padjajaran, para karyawan karyawati Samsat beserta para wajib pajak yang berkunjung di kantor samsat dilibatkan secara aktif dalam simulasi pertolongan pertama, termasuk penanganan korban dengan cedera parah, pengenalan tanda-tanda vital, serta cara melakukan tindakan yang dapat menyelamatkan nyawa sebelum kedatangan tim medis profesional.
Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk komitmen Jasa Raharja dalam mendukung program keselamatan lalu lintas di Indonesia, yang bertujuan mengurangi angka kecelakaan serta fatalitas yang sering terjadi di lokasi rawan kecelakaan. Program pelatihan serupa diharapkan dapat terus dilakukan di berbagai titik rawan kecelakaan lainnya untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan responsif terhadap potensi kecelakaan.
“Melalui Jasa Raharja, negara hadir memberikan perlindungan dan kepastian bagi masyarakat.”