SALATIGA – PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah terus berkomitmen meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui langkah preventif dan edukatif. Pada Jumat (23/01/2026), Jasa Raharja menggelar pelatihan Penanganan Penderita Gawat Darurat (PPGD) bagi komunitas Ojek Online (Ojol) di Sidorejo, Kota Salatiga.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Jasa Raharja, Polri, dan Palang Merah Indonesia (PMI). Para pengemudi Ojol dipilih sebagai peserta utama karena mobilitas mereka yang tinggi, sehingga seringkali menjadi pihak pertama (first responder) yang tiba di lokasi kecelakaan.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Utama Jawa Tengah, Triadi, menekankan bahwa peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas berpijak pada amanat undang-undang.

Beliau memaparkan pentingnya pemahaman mengenai UU No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

“Dengan pelatihan PPGD ini, kami ingin sinergi di lapangan semakin kuat. Ojol tidak hanya paham hak santunan, tetapi juga mampu memberikan tindakan darurat yang tepat untuk menyelamatkan nyawa,” ujar Triadi.

Pelatihan ini mencakup tiga aspek krusial untuk membekali para mitra Ojol, Edukasi Satlantas Polri, Sosialisasi prosedur pelaporan kecelakaan yang benar dan teknik pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Praktik Medis PMI, simulasi penanganan luka terbuka, teknik evakuasi korban yang aman agar tidak memperparah cedera, serta bantuan hidup dasar. Sosialisasi Jasa Raharja penjelasan mengenai mekanisme pengurusan santunan secara digital yang kini semakin cepat dan mudah berkat integrasi data antar instansi.

Kecepatan dan ketepatan penanganan pertama sangat menentukan keselamatan nyawa korban (golden hour). Dengan adanya bekal keterampilan ini, diharapkan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Salatiga dapat diminimalisir melalui respon cepat para pengemudi Ojol yang menjadi garda terdepan di jalanan.