Mataram – Sebagai bentuk komitmen Jasa Raharja dalam memastikan hak santunan dapat diterima secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus memberikan pendampingan langsung kepada keluarga korban di tengah suasana duka, maka Jasa Raharja Kanwil NTB, melalui Penanggung Jawab KPJR Selong, Abrarudin melaksanakan kegiatan kunjungan jemput bola kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.

Kunjungan tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung kediaman ahli waris korban oleh petugas Jasa Raharja. Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan belasungkawa serta memberikan penjelasan secara menyeluruh mengenai hak santunan yang menjadi kewajiban Jasa Raharja. Pendekatan jemput bola ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga, terutama dalam hal administrasi, tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.

Selain menyampaikan informasi, petugas Jasa Raharja juga melakukan verifikasi data dan kelengkapan dokumen yang diperlukan guna mempercepat proses penyerahan santunan. Dokumen-dokumen tersebut meliputi identitas ahli waris, surat keterangan ahli waris, serta dokumen pendukung lainnya. Proses ini dilakukan secara transparan dan humanis dengan tetap mengedepankan empati terhadap kondisi keluarga korban.

Jasa Raharja menegaskan bahwa santunan diberikan sebagai bentuk perlindungan dasar bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964. Melalui mekanisme jemput bola, Jasa Raharja berupaya memastikan tidak ada hak masyarakat yang terlewat akibat keterbatasan informasi atau kendala jarak dan waktu.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga melibatkan koordinasi dengan pihak kepolisian, rumah sakit, serta perangkat desa setempat. Sinergi antarinstansi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan data korban akurat dan proses penyaluran santunan berjalan lancar, tertib, serta sesuai prosedur yang berlaku.

Ahli waris korban menyambut baik kunjungan dan pendampingan langsung dari Jasa Raharja. Kehadiran petugas di tengah keluarga tidak hanya membantu percepatan proses administrasi, tetapi juga memberikan rasa perhatian dan kepedulian dari negara kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Ke depan, Jasa Raharja akan terus memperkuat pelayanan berbasis jemput bola sebagai wujud pelayanan prima yang berorientasi pada kemudahan dan kepastian hak masyarakat.

Melalui langkah ini, diharapkan Jasa Raharja dapat semakin dekat dengan masyarakat serta berperan aktif dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan